KITA TIDAK HARUS MEMPEROLEH SEMUA YANG DIINGINKAN HANYA KARENA KITA MENGINGINKANYA



Apapun yang terlihat adalah peluang. Hanya dengan berpikiran positif dan penetapan tujuan yang jelas, kita akan mampu meraih peluang tersebut sebagai kesempatan untuk sukses dan menjadi pemenang. Peluang dan kesempatan akan mudah diraih bilamana kita mampu membangun kemitraan dan hubungan baik dengan siapapun. Dalam membina hubungan yang baik dan positif, kita harus mampu memilah kata dan narasi yang tepat dan bijak agar hubungan tersebut semakin melekat dalam harmoni kebersamaan untuk mencapai tujuan.

Make it clear what you want, act like you meant todo, designate your behavior, attitude, behave and action. At the end accept everything happened of us the struggle caused the God have plan of human

we are all together for eight years we have seen everything happened of us, some of happines, sadnes flat and crowded , all things have changed to something new to something strange and we don’t need to understand becouse our life will never be the same and what The Good would give us absolutely must accept without deniel because Time is changed.

Sambutan: Dr. Hj. Neng Nurhemah, M.Pd

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Bismillahirahmanirrahim.

Waktu berjalan begitu cepat dan tak terasa kini saatnya saya harus undur diri. Tahun 2012 saya datang dengan sejuta harapan untuk memimpin sekolah yang sudah berkibar dengan sederet prestasi dan lulusan yang diakui berbagai PTN ternama. Tantangan terbesar saat itu adalah karena saya seorang wanita yang harus menjadi pemimpin di sekolah yang sudah nama besar sebagai sekolah pavorit di Kota Tangerang Selatan.

Dengan berbekal keyakinan dan modal dasar saat memulai pembaharuan untuk berkemajuan di SMAN 9 Kota Tangerang Selatan membuat saya semakin yakin bahwa saya akan sukses melaksanakan tugas dengan baik dan sukses. Saya sudah membuktikan di sekolah yang dikenal dengan istilah “MEWAH” alias sekolah mepet sawah bisa menjadi sekolah yang megah yang mengantarkan saya sebagai kepala sekolah terbaik di tingkat nasional.

Kegundahan saya memang tidak seharusnya terjadi karena nyatanya sambutan baik dan luar biasa dari semua guru dan pegawai serta warga sekolah SMAN 2 Kota Tangerang Selatan sungguh luar biasa. Agak kikuk memang sejak awal, namun sirna begitu saja ketika melihat semangat dan potensi tenaga pendidik dan kependidikan yang solid dan sudah teruji karena prestasi, membuat saya semakin yakin dan tegak berdiri untuk terus melangkah maju bersama warga sekolah untuk menjadi yang terbaik. To be excelence.

Hari-hari berlalu tanpa kenal lelah untuk berbenah. Saya mulai membangun “Trust” terhadap semua warga sekolah, terutama dikalangan manajeman dan para penanggung jawab kegiatan. Saya berkeyakinan bahwa jika “trust” sudah terbangun, apapun yang menjadi aral melintang akan mudah dilalui. Mengapa? Karena dengan terbangunnya “trust” maka akan meningkatkan partisipasi aktif seluruh warga sekolah, loyalitas dan komitmen yang tinggi untuk setiap program sekolah.

Berkat kerja keras dan komitmen yang kuat dari semua pihak dapat kita buktikan dari begitu banyak prestasi siswa yang mengalir, baik dari bidang akademik maupun non-akademik mulai dari tingkat kota/ kabupaten, nasional bahkan internasional. Bahkan tidak berhenti sampai disitu, lulusan kita yang diterima PTN pavorit juga terbukti dari tahun ke tahun selalu meningkat melalui berbagai jalur masuk, diawali dengan 33,45 % pada tahun 2013 sampai dengan 88,80% pada tahun 2019.

Sungguh berat rasanya bagi saya karena harus meninggalkan semua ini. Sekolah kebanggaan, guru-guru yang profesional dan kompeten dan siswa yang pintar dan cerdas serta warga sekolah yang seolah sudah menjadi keluarga sendiri.

Bulan September adalah kenangan istimewa dan saya memaknai bahwa itu tidak terjadi kebetulan tetapi Allah SWT telah merancang jalan dengan penuh kasih karena pada bulan ini ada tiga peristiwa istimewa yang saya alami, saya datang di bulan September saya pergi pada bulan September pula saya kembali ke satu sekolah tempat dimana saya pernah ditempatkan pada tahun 2008 di bulan September juga yaitu SMAN 6 kota Tangerang Selatan .

Pada usiaku yang 58 tahun pada tahun 2020 , saya sudah mengabdi sebagai ASN selama 36 tahun dan menjalani tugas sebagai kepala sekolah selama 14 tahun dan pada tanggal 1 september 2020 adalah kepindahan yang ke tiga kali. Semua itu ditandai dengan peristiwa yang kurang lebih sama.

Delapan tahun yang lalu di bulan September ketika itu saya bertugas di SMAN 9 Kota Tangerang Selatan baru saja menyelesaikan pembangunan ruang pendukung salah satu ruangan itu adalah ruang kepala sekolah , dan baru saja mendapatkan prestasi Nasional sebagai sekolah adiwiyata mandiri tapi piagam penghargaannya belum di berikan dan akan dilaksanakan pemberiannya satu bulan berikutnya tetapi saya harus pergi, saya hanya bisa memandangi SMAN 9 Kota Tangerang Selatan yang sedang berada pada puncak kejayaan dan kebanggaan warga sekolah karena baru memiliki semua sarana pendukung yang lengkap, ketika itu ada rasa yang tak bisa terucapkan Gorden yang diimpikan karena tdk pernah punya gorden yang layak , gorden baru yang baru saja dipasang siang hari pukul 13.00 dan pada hari yang sama pula surat rotasi pindah tugas itu diterima pukul 16.00, sehingga gorden baru yang masih saya pegang dan baru dipasang, meja kerja serta lemari yang baru dimasukan ruangan dan sedang ditata harus aku tinggalkan, padahal selama ini tidak pernah punya ruangan karena saya ditempatkan di sebuah sekolah anomali, lama kami pandangi gorden yang baru dipasang sampai pukul 21.00 malam bersama Bapak Deden Sumantri seorang pegawai Tata usaha yang memegangi Gorden sambil menangis. Dan saat kepindahan kali ini peristiwa itu berualng wallpaper ruangan yang selalu saya impikan yang baru saja terpasang harus saya tinggalkan untuk kepala sekolah yang baru. Mungkin sudah ditakdirkan oleh Allah SWT bahwa saya ditugaskan oleh Alah SWT untuk mempersiapkan ruangan baru untuk kepala sekolah pengganti.

Saya Tinggalkan SMAN 2 di puncak prestasi dan sedang menunggu pengumuman Prestasi bidang Akademik KSN-K. Saya sangat yakin tahun 2020 SMAN 2 Tangsel tetap berjaya mewakili provinsi Banten dan akan meraih medali seperti tahun lalu pada tahun 2019 di Menado dengan meraih 11 medali tingkat Nasional dan 1 medali Internasioanl kimia serta best speaker NSDC tingkat Internasional, itu adalah perjuangan Panjang dan akan menjadi kenangan indah kebanggaan kami semua karena kami mulai dari nol pada tahun 2012 dan pada tahun 2013 kami meraih satu medali dan tetus berjuang tanpa henti sampai saat ini.

Bapak -ibu guru - pegawai dan seluruh warga SMAN 2 Kota Tangerang Selatan delapan tahun sudah kita lalui banyak hal yang membuat kita Bahagia dan galau bahkan mungkin ada diantara kita yang menangis karena tugas yang belum mampu kita kerjakan dan ini terjadi ketika tiba-tiba kita dihadapkan pada pembeljaran dari rumah di masa pandemi covid -19, tetapi semua itu sudah kita lalui dan percayalah pada Takdir Tuhan yang telah ditentuka atas kita dan percayalah hukum alam hadir untuk mengubah dan menentukan solusi dengan cara-cara yang berbeda-beda .

Para sahabat SMAN 2 Kota Tangerang selatan yang dirahmati Allah SWT mohon maaf lahir batin atas semua kesalahan yang pernah saya lakukan, harapan saya semoga kita menemukan waktu untuk merekam apa yang menurut kita begitu indah dan menyenangkan masa persahabatan dan keceriaan hakikat keberadaan kita dalam sebuah pernyataan ringkas delapan tahun bersama di SMAN 2 Tangsel dan tibalah pada akhir sebuah perjalanan yang tidak dapat dielakan dan harus terjadi kita akan berpisah dalam tugas dan saya akan meninggalkan berjuta kenangan tentang SMA 2 Tangerang Selatan untuk melanjutkan perjalanan menuju suatu tempat yang baru sebagai langkah ke empat dalam jembatan masa pengabdian selamat berpisah jalan sampai jumpa di tempat yang berbeda teriring salam penuh makna dan salam sehat salam sukses untuk semua warga moonzher .

Wasalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh