Belajar sejak muda, kelak tua sukses dan bahagia

      

"Saya tidak pernah menyesal meninggalkan dunia keartisan yang justru lebih banyak mudharatnya dan menyengsarakan," ujar suami dari Ummu Haura dan ini saat menyampaikan hikmah maulid Nabi SAW dalam acara Tablig Akbar 2015 di SMAN 2 Kota Tangsel, Selasa 17 Februari 2015. Gelar kerohanian ini di persembahkan oleh ekskul IRMAS Al-Kautsar dan di dukung oleh kelompok Marawis dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Tidak ketinggalan, White Gray Band dan Paradis Moonzher juga turut serta memeriahkan acara ini.

Dalam ceramahnya, Ustad Harry Mukti pun berbagi kisah dan pengalamannya mengenai keputusannya meninggalkan dunia tarik suara setelah memperoleh hidayah untuk hidup di jalan Islam seutuhnya secara kaffah. "Bagi saya... materi sudahlah teramat cukup, popularitas juga saya dapatkan dengan mudah, tapi semua itu tak pernah membuat saya bahagia. Melainkan selalu hidup dalam kedengkian, marah, iri dan tidak pernah bahagia," paparnya dengan gayanya yang khas dan sesekali mengundang tawa para hadirin. Saat ini baginya, jalan Islam merupakan jawaban yang ia pilih, kini dan seterusnya sampai ajal datang menjemput. Menurutnya,  kini ia telah memperoleh kebahagiaan yang hakiki yang tidak pernah ia dapatkan selama menekuni dunia keartisan yang penuh dengan kehidupan yang glamor. Hidup bergelimang harta dan kemewahan selama menjadi selebriti tak jua mampu membuat hidupnya merasa bahagia.


Siapa tidak kenal dengan Harry Mukti, ustad yang dulu dikenal dengan lagunya "Ada Kamu". Ketenarannya di era tahun 1990-an justru membuatnya gelisah, jauh dari rasa bahagia. Kegelisahaan kian bertambah setelah pada tahun-tahun kejayaannya, banyak penyanyi yang meninggal dunia. Menuruy pengakuannya, ia sempat diliputi rasa ketakutan yang sangat dan selalu dibayang - bayangi kematian. Ia sempat berpikir bisa saja dirinya yang meninggal pada gilirannya. Sementara itu di sisi lain, ia merasa belum memiliki banyak bekal apapun untuk menghadapi alam akhirat. Ia pun berkelana dalam alam kebimbangan dan ketakutan sampai pada akhirnya pada tahun 1995, ia dipertemukan dengan seorang ustadz yang memberikan penjelasan yang masuk akal tentang kehidupan dan agama Islam.

 

Testimoni Alumni

Pengunjung Online

We have 21 guests and no members online

Cari Artikel

PRESTASI SEKOLAH

 

FACEBOOK FanBox

download free 3d image gallery module

SEKOLAH UNGGULAN BERWAWASAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN & SEKOLAH RUJUKAN NASIONAL PROVINSI BANTEN KOTA TANGERANG SELATAN

preview

preview

preview

preview

SMAN 2 Kota Tangerang Selatan 2015 | Kreasi : Yatnotea@gmail.com | Template by JoomlaShine.com